Aku menghabiskan berjam jam dengan teman teman perempuan ku dengan bercerita dari a sampai z, dan membicarakan apa saja dan siapa saja yang ingin kami bicarakan. bahkan kadang ketika mulut kami sudah lelah berbicara pun kami masih terus berbicara.
Aku menghabiskan berjam jam dengan teman teman laki laki ku dengan bermain kartu sampai poin kekalahan mencapai 1000, membicarakan teknologi, musik dan film, sedikit bergosip, saling mengejek satu sama lain, dan kemudian bercanda atau mengobrol dengan kualitas candaan dan obrolan yang akan semakin sampah ketika sudah semakin malam.
Aku bercerita mengenai suatu masalah dengan teman teman perempuan ku, kemudian aku mendapatkan jawaban yang menenangkan, dukungan dan semangat atau kadang mungkin mereka tidak bisa memberi jawaban, tapi mereka tetap disana, mendengarkan sampai aku merasa lebih baik.
Aku bercerita mengenai suatu masalah dengan teman teman laki laki ku, kemudian aku mendapat jawaban yang tidak pernah terpikir olehku sebelumnya, jawaban yang tidak selalu mendukung, kadang malah menjatuhkan sampai titik terbawah, tapi setelah dipikir lagi, jawaban mereka juga tidak salah atau kadang dijawab dengan candaan yang kemudian membuatku lupa tentang apa yang aku ceritakan.
Keduanya tidak akan bisa dibandingkan, karena keduanya punya caranya masing masing untuk menikmati waktu dan menghadapi masalah.
Dan menurutku, kadang kita perlu menjadi setengah dari keduanya di dalam diri kita sendiri agar kita tau bahwa tidak ada masalah yang terlalu berat untuk diselesaikan dan tidak ada waktu yang terbuang sia sia kalau kita menikmatinya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar